Usai Ditabrak, Bocah Asal Jabung Tidak Bisa Klaim Asuransi, Kini Tergolek di RSM Metro Butuhkan Dermawan

Lampung Timur – Irsan Sanjaya hanya bisa tergolek lemah usai menjalani operasi di Rumah Sakit Muhammadiyah (RSM) Kota Metro.

Bocah berusia 8,5 tahun asal Desa Jabung, Kecamatan Jabung, Lampung Timur, ini mengalami luka serius di bagian kepala belakang dan dahi usai ditabrak lari sebuah kendaraan di jalan raya desa setempat pada 23 Juni 2020 pagi.
Penuturan Musa, bapaknya Irsan Sanjaya, bahwa anaknya sempat menjalani perawatan di Puskesmas Jabung. Namun korban terpaksa dilarikan ke RS Mardi Waluyo Metro.

“RS Mardi Waluyo tidak sanggup karena lukanya serius di kepala, lalu dilarikan ke RS Muhammadiyah Metro,” ungkapnya.

Di benak Musa masih mengganjal soal biaya perobatan anak sulung dua bersaudara itu. Pasalnya, Musa yang bekerja sebagai buruh tidak mampu membiayai operasi dan perobatan anaknya di RS Muhammadiyah Metro. Padahal sebelumnya pihak keluarga hendak mengurus asuransi kecelakaan di Jasa Raharja, tetapi tidak bisa diklaim dengan alasan tidak ada saksi dalam kejadian tersebut.

“Asuransi tidak bisa diklaim karena tidak ada saksi. Saat ini dana yang sudah terkumpul dari swadaya dan dermawan sekitar Rp28 juta, sedangkan biaya yang harus dibayar Rp50 juta. Saya berterima kasih sudah banyak yang bantu anak saya,” ucap Musa.

Musa mengaku tidak memiliki BPJS sehingga memakai jalur umum. Dia berharap ada perhatian Pemerintah Kabupaten Lamtim untuk meringankan beban keluarga.

“Upaya baru melalui forum desa, tetapi bantuan dari pemerintah daerah belum ada. Semoga Bapak Bupati sudi membantu biaya anak saya ini,” ungkapnya lirih.
Sementara itu, IWO Lamtim pada Selasa 30 Juni 2020 menjenguk Irsan Sanjaya di RS Muhammadiyah Metro.

Ketua IWO Lamtim, Edi Arsadat, telah menyerahkan bantuan dana untuk biaya pengobatan korban. Dia berharap kepada para dermawan dapat membantu korban.

BACA JUGA:  Anggota DPR RI Mukhlis Basri : Program Pemerintah Harus Mendapatkan Pengawasan Yang Maksimal

“Iya kami empat orang dari IWO Lamtim menjenguk kondisi korban. Kata Pak Musa, menurut dokter bahwa selang pernapasan pada anaknya besok dilepas. Kita doakan semoga korban lekas sembuh,” ujarnya.(*)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email