Kadinsos Lamtim : Sembako Covid-19 Senilai Rp150 Ribu Tidak Boleh Dipecah dan Desa Dilarang Pungli

Lampung Timur – Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Lampung Timur (Lamtim) Darmuji menegaskan bantuan tanggap darurat corona virus disease (covid-19) berupa sembilan bahan pokok (sembako) senilai Rp150 ribu per keluarga penerima manfaat (KPM) tidak boleh dibagi kembali kepada yang belum menerima bantuan.

Bantuan sembako senilai Rp150 ribu itu berupa beras 10 kg, telur 8 butir, sarden 1 kaleng, minyak 0.5 kg dan mie instan 4 bungkus.

“Sembako didrop pada titik distribusi di balai desa masing-masing. Bantuan yang dibagi rata itu tidak benarkan. Karena Pemkab Lamtim sudah minta kepala desa melalui camat untuk mendata keadaan yang sebenarnya juga berapa jumlah masyarakat yang berhak mendapatkan bantuan tersebut,” kata Darmuji, Rabu 29 April 2020.

Dia menyatakan, Pemkab Lamtim tidak memperbolehkan pihak desa menarik biaya apapun kepada masyarakat yang menerima bantuan sembako.

“Dan tidak dibenarkan ada penarikan biaya apapun,” tegas Darmuji. (*)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email
BACA JUGA:  Istana Kepresidenan Wajib Dibangun Disetiap Pulau di Indonesia