Hari Keempat Operasi SAR KM Arof, Satu Korban Berhasil Ditemukan

Lampung Timur – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu korban tenggelamnya Kapal Motor (KM) Arof yang mengalami kecelakaan di perairan Muara Kuala Penet, Kabupaten Lampung Timur, pada Rabu (17/6). Korban atas nama Suarna (45), anak buah kapal (ABK) asal Cirebon, Jawa Barat, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah empat hari pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung yang diwakili oleh Komandan Pos SAR Bakauheni Rezie Kuswara menyampaikan bahwa korban ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB di bibir Pantai Way Kambas pada koordinat 4°58’25.38″ LS dan 105°55’40.98″ BT atau sekitar lima mil laut dari lokasi kejadian. Informasi awal diperoleh dari nelayan setempat yang melaporkan adanya sesosok mayat terdampar di kawasan pantai tersebut.

“Menerima laporan tersebut, Tim SAR Gabungan segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan verifikasi. Setelah dipastikan identitasnya, korban kemudian dievakuasi menuju Puskesmas Labuhan Maringgai untuk proses penanganan lebih lanjut,” ujar Rezie.

Operasi pencarian hari keempat diawali dengan briefing dan pembagian area pencarian menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU), yakni menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 milik Kantor SAR Lampung dan satu unit perahu nelayan. Selain melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian, tim juga memperluas area pencarian sesuai rencana operasi yang telah disusun.

Namun, proses pencarian sempat terkendala kondisi cuaca buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi yang terjadi pada siang hari. Akibatnya, Tim SAR Gabungan harus menghentikan sementara operasi dan melakukan pemantauan dari Pos Polairud Lampung Timur hingga kondisi memungkinkan untuk melanjutkan pencarian.

Pukul 17.00 WIB operasi SAR dihentikan sementara, Tim SAR Gabungan telah menyisir area seluas sekitar 50 mil laut. Dari total dua korban yang sebelumnya masih dalam pencarian, satu korban berhasil ditemukan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya atas nama Tarno (50), nahkoda KM Arof asal Cirebon, masih dalam pencarian.

Sebelumnya, pada hari ketiga operasi SAR, Selasa (16/6), Tim SAR Gabungan telah melakukan pencarian hingga radius sekitar 55 mil laut dengan melibatkan dua SRU. Pencarian juga diperkuat dengan koordinasi dan penyebaran informasi kepada Vessel Traffic Service (VTS) Panjang dan VTS Merak. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Operasi SAR melibatkan unsur gabungan dari Pos SAR Bakauheni, Polairud Polda Lampung, Polairud Lampung Timur, TNI AL Labuhan Maringgai, Bakamla, BPBD Lampung Timur, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), Puskesmas Labuhan Maringgai, pihak keluarga korban, serta nelayan setempat.

“Pencarian terhadap korban yang masih hilang akan kembali dilanjutkan pada Kamis (18/6) mulai pukul 07.00 WIB dengan harapan korban segera dapat ditemukan,” tutup Rezie. (hum/peb)

Komentar