oleh

Belum Sebulan Arinal-Nunik Dilantik, Warga Jl Ryacudu Berencana Gugat Pemprov Lampung

Bandarlampung- Permasalahan Jl. Ryacudu nampaknya tak kunjung selesai. Jika sebelumnya Jl Ryacudu berlobang dan bergelombang. Kali ini warga sekitaran jl Ryacudu terancam penyakit Ispa atau gangguan pernapasan.

Pasalnya, semenjak tender Jl. Ryacudu senilai 11,4 M hilang dari LPSE. Nasib jalan pintu masuk gerbang Tol Trans Sumatera tersebut seolah tidak ada kejelasan.

Menyikapi permaslahan tersebut, Warga Jl ryacudu geram dengan janji manis pemerintah Provinsi Lampung yang tak kunjung memperbaiki jalan tersebut.

Menurut Sopian Sitepu selaku kuasa hukum yang ditunjuk masyarakat mengatakan, dengan kondisi jalan yang rusak dan berdebu, masyarakat di sekitar Jl. Ryacudu berencana menggugat Pemerintah Provinsi Lampung ke Pemerintah Pusat.

“Sebanyak 75 KK yang berada di Jl. Ryacudu, Sukarame, Bandarlampung berencana menggugat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung ke Pemerintah Pusat, apabila pemprov Lampung tidak segera memperbaiki Jl. Ryacudu.”ucapnya kepada seribuberita.id Rabu(3/7).

Bahkan, dikatakan Sopian, masyarakat di sekitar Jl. Ryacudu sampai tidak berani membuka pintu rumah karena kondisi jalan yang rusak dan berdebu.

“Halaman rumah penuh dengan debu, lalu masyarakat sudah sangat menderita dan banyak yang terganggu pernapasannya atau ispa,”keluhnya

Dilanjutkannya, dirinya diberi kuasa kepada masyarakat pada tanggal 1 juli dan dalam sehari sudah 75 KK yang menandatanganinya dan bukan tidak mungkin akan bertambah.

“Bukan hanya masyarakat yang tinggal saja, para pedagang pun meminta agar ruas jalan tersebut segera diperbaiki,”pungkasnya

Masih dengan Sopian, dirinya dan masyarakat masih menunggu balasan surat permohonan yang diajukan baik ke Pemerintah Provinsi maupun dinas PUPR Provinsi Lampung.

“Kita tunggu lah satu minggu ini, jika tidak ada jawaban kita ajukan gugatan dan kita akan adakan aksi di Pemprov Lampung.”Tandasnya (ver)

Komentar