oleh

Tender Jalan Ryacudu, 27 Perusahaan yang Mendaftar Baru 2 yang Mengajukan Penawaran

Bandarlampung- Jalan ryacudu yang merupakan akses keluar masuk pintu Tol Trans Sumatera nampaknya menjadi perhatian segala lini, mulai dari masyarakat hingga Walikota Bandarlampung Herman HN.

Setelah diresmikannya Tol Trans Sumatera oleh Presiden RI Joko Widodo beberapa waktu lalu, jalan Ryacudu semakin parah karena tidak ada responnya dinas PUPR Provinsi Lampung. Walaupun banyak masyarakat yang mengeluhkan rusaknya jalan tersebut, Dinas PUPR Provinsi Lampung tidak bergerak cepat bahkan terkesan tutup mata dan telinga.

Jika di lihat dari LPSE, proses tender Jalan Ryacudu memasuki tahap Evaluasi Administrasi, kualifikasi, teknis dan harga dengan pagu anggaran Rp 11.400.000.000,00. Serta baru selesai tender sekitar bulan mei mendatang.

Sampai saat ini, anehnya, proses tender yang diikuti oleh 27 perusahaan yang mendaftar. baru dua perusahaan yang mengajukan harga penawaran.
Seperti PT. Pesona Alam Hijau mengajukan penawaran sebesar Rp.1.099.981.881,12 serta PT.Bayang Bungo Rp.11.274.204.390,49.

Ketika dihubungi, walaupun dalam keadaan aktif, Sekretaris Dinas PUPR Nurbuana enggan menjawab, pesan singkat yang dikirim wartawan seribuberita.id melalui WA.

Sebelumnya, Pengendara dan warga di sekitar Jalan Ryacudu, Kopri, Kecamatan Sukarame mengharapkan agar secepatnya dilakukan perbaikan jalan yang rusak dan berlubang, khususnya yang mengarah ke Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Berdasarkan pantauan, pengendara masih kesulitan saat melintas akibat kondisi jalan rusak terlebih kendaraan roda empat karena lubang-lubang yang cukup dalam.

Di lokasi jalan rusak, belum juga ada terlihat dari petugas Dinas PUPR Provinsi Lampung yang berada di lokasi melaksanakan perbaikan terhadap kondisi jalan rusak tersebut.(ver)

Komentar