BANDAR LAMPUNG – Berawal dari potensi alam yang tersedia di lingkungan sekitar, Budiono menekuni usaha industri gula aren alami yang menjadi sumber penghidupan sekaligus peluang ekonomi yang menjanjikan. Berlokasi di Jalan Sam Ratulangi, Gang Bungsu I Nomor 30, Bandar Lampung, Budiono mengembangkan usahanya melalui dukungan BRI dengan memanfaatkan bahan baku yang berasal dari kawasan gunung di sekitar Jalan Sam Ratulangi, Kota Bandar Lampung.
Perjalanan Budiono menjadi gambaran bahwa potensi lokal dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi melalui ketekunan, keterampilan, dan semangat untuk terus berkembang. Di tengah persaingan usaha, ia memilih menekuni industri gula aren alami dengan mengandalkan ketersediaan bahan baku dari lingkungan sekitar sebagai salah satu pendukung keberlangsungan produksi.
Dalam menjalankan industri gula aren alami, ketersediaan bahan baku menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga kelangsungan produksi. Budiono memanfaatkan potensi sumber bahan baku dari kawasan gunung di sekitar Jalan Sam Ratulangi untuk mendukung kegiatan usahanya.
Dengan mengolah bahan baku alami menjadi produk gula aren, Budiono turut menunjukkan bagaimana potensi sumber daya lokal dapat dimanfaatkan untuk menciptakan nilai tambah. Usaha yang dijalankannya membutuhkan ketekunan dalam proses produksi, perhatian terhadap kualitas produk, serta pengelolaan usaha yang baik agar dapat memenuhi kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan.
Bagi Budiono, mempertahankan usaha bukan hanya tentang menghasilkan produk, tetapi juga tentang menjaga konsistensi produksi dan membuka peluang agar usahanya dapat terus bertumbuh dari waktu ke waktu.
Dalam perjalanan mengembangkan usahanya, Budiono memperoleh dukungan pembiayaan dari BRI melalui BRI Unit Kedaton. Fasilitas pembiayaan ini menjadi salah satu bentuk dukungan perbankan bagi pelaku usaha mikro dalam memenuhi kebutuhan modal dan mendukung aktivitas produktif.
Perjalanan pembiayaan Budiono dimulai dari pinjaman pertama sebesar Rp40 juta, kemudian meningkat menjadi Rp50 juta pada pinjaman kedua. Peningkatan plafon tersebut menjadi bagian dari perjalanan pembiayaan yang dapat mendukung kebutuhan usaha sesuai dengan perkembangan dan hasil evaluasi pembiayaan.
Melalui pendampingan Mantri BRI, Dwi Waluyo Kusmanto, Budiono diharapkan dapat terus mengoptimalkan pemanfaatan modal, menjaga kelancaran kewajiban pembayaran, serta memperkuat pengelolaan keuangan dan operasional usahanya.
Dukungan pembiayaan yang disertai pengelolaan usaha secara disiplin diharapkan dapat membantu pelaku usaha mikro menjaga keberlangsungan produksi dan mempersiapkan langkah pengembangan usaha ke depan.
Pemimpin Cabang BRI Kanca Teluk Betung, Hutama Wiranegara Gunawan, melalui dukungan BRI terhadap sektor usaha mikro, mendorong pelaku UMKM untuk terus memanfaatkan potensi lokal, meningkatkan produktivitas, dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
BRI senantiasa berupaya memperluas akses layanan keuangan bagi pelaku usaha mikro melalui pembiayaan dan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan usaha. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendukung pertumbuhan UMKM sebagai salah satu penggerak perekonomian masyarakat.
Kisah Budiono menunjukkan bahwa peluang usaha dapat tumbuh dari potensi yang berada dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dengan ketekunan dalam mengolah bahan baku, komitmen menjaga kualitas, serta dukungan akses permodalan, usaha industri gula aren alami memiliki kesempatan untuk terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga maupun lingkungan sekitarnya.
Melalui semangat tersebut, Budiono terus menjalankan usahanya dengan harapan dapat meningkatkan kapasitas produksi, memperluas jangkauan pemasaran, dan memperkuat keberlangsungan industri gula aren alami di Bandar Lampung. (rls/peb)

Komentar