Kontestasi DPD RI 2024 di Lampung Lebih Sepi Dibandingkan Periode 2019

Bandar Lampung — Sebanyak 20 bakal calon anggota (bacalon) DPD RI Dapil Lampung telah menyerahkan syarat dukungan untuk pemilu 2024 ke KPU Provinsi Lampung. Penyerahan dikakukan hingga 29 desember 2022 tengah malam. Mereka menyerahkan minimal 3.000 dukungan yang tersebar di 8 Kabupaten/kota, dan diinput ke Sistem Informasi Calon Anggota (Silon) DPD RI.

Nampaknya kontestasi calon Senator asal Lampung, bakal lebih sepi dari tahun 2019. Sebab, ditahun 2019 total ada 25 calon anggota DPD RI asal Lampung yang berkompetisi merebut empat kursi DPD RI.

Apalagi, belum tentu 20 bacalon tersebut meraih tiket untuk berkontestasi. Sebab mereka akan dihadang oleh proses verifikasi admistrasi maupun faktual. Bisa saja ada beberapa bacalon yang tumbang karena gagal lolos verifikasi.

“Dari 21 orang yang menyerahkan 20 yang diterima, satu dikembalikan atas nama Arief Tritihatang,” ujar Ketua KPU Lampung, Erwan Bustami 30 desember 2022.

Pengembalian,karena jumlah dukungan tidak mencukupi dari syarat minimal 3.000 dukungan. Lanjut Erwan, nantinya mulai 30 desember 2022, KPU Provinsi Lampung akan melakukan verifikasi adminstrasi, apakah memenuhi syarat atau tidak yakni tersebar di 8 kabupaten/kota.

Jika sudah memenuhi syarat paska verifikas adminstrasi, KPU Lampung melalui KPU di 15 Kabupaten/kota akan melalukan verifikasi faktual.
Lalu akan ditentukan jumlah sampel para bacalon yang akan diverifikasi secara faktual oleh KPU Kabupaten/kota.

“Nanti akan ditentukan jumlahnya yang akan disampling, dan diverifikasi oleh KPU Kabupaten/kota, benar atau tidak mendukung” katanya.

Ini Nama Daftar Bacalon yang telah menyerahkan syarat dukungan.

1. Khaidir Bujung, 4.612 dukungan di 14 Kabupaten/kota.

2. Abdul Hakim, 4.347 dukungan di 15 Kabupaten/kota.

3. Jihan Nurlela, 8.286 dukungan di 15 Kabupaten/kota.

4. Ahmad Bastian, 4.545 dukungan di 8 Kabupaten/kota.

5. Davit Kurniawan, 6.992 di 15 Kabupaten/kota

6. Bustami Zainudin, 4.612 dukungan, di 15 Kabupaten/kota.

7. Farah Nuriza Amelia, 3.695 dukungan di 10 Kabupaten/kota.

8. Agung Imam Prasetyo, 3.488 dukungan di 9 Kabupaten/kota.

9. SM. Herlambang, 3.599 dukungan di, 11 Kabupaten/kota.

10. Devi Siswandani, 3.113 dukungan, di 12 Kabupaten/kota.

11. Supeno, 4.045 dukungan di 11 Kabupaten/kota.

12. Tulus Purnomo, 3.456 dukungan di 11 Kabupaten/kota.

13. Taufiq, 3.482 dukungan, di 8 Kabupaten/kota.

14. Laras Tri Handayani, 4.234 dukungan di 15 Kabupaten/kota.

15. Heri Ploretari, 3.270 dukungan di 13 Kabupaten/kota.

16. Benny Uzzer, 3.414 dukungan, di 10 Kabupaten/kota.

17. Dyah Siti Nuraini, 3.350 dukungan, di 15 Kabupaten/kota.

18. Almira Nabila, 5.774 dukungan, di 8 Kabupaten/kota.

19. Asmadi, 3.2724 dukungan, di 9 Kabupaten/kota.

20. Petrus Tjandra, 3.444 dukungan di, 15 Kabupaten/kota. (*)

Komentar