Bandarlampung- Dalam rangka Hari Hepatitis Sedunia yang diperingati setiap tahun pada tanggal 28 Juli. Tim PKRS Abdul Moeloek Provinsi Lampung mengajak kepada masyarakat untuk melakukan skrining sejak dini melalui paket yang ada pada Medical Check Up di pelayanan RSUD.Dr.H.Abdul Moeloek Provinsi Lampung.
Menurut Direktur RSUDAM Lukman Pura, Gerakan aksi dan edukasi dalam tema‘’ Find The Missing Millio” bersama lintas sektoral dilakukan ditugu adipura pada tanggal 28 Juli 2022 s.d selesai bersama kanit patroli IPDA Tajudin, Aiptu Supomo, Aipda Chaidir bersama TIM promosi kesehatan rumah sakit Abdul Moeloek Provinsi Lampung.
“Selain kegiatan edukasi tim PKRS juga membagikan souvenir, berbagai leaplet pelayanan RS.Abdul Moeloek.”terangnya
Untuk diketahui, Hepatitis sendiri merupakan penyakit peradangan pada hati atau liver. Adapun penyebabnya bermacam-macam, salah satunya infeksi virus hepatitis A, B, C, D, dan E. Namun, baru-baru ini juga dunia tengah menghadapi wabah baru infeksi hepatitis akut misterius yang sampai saat ini masih belum diketahui penyebabnya. Bahkan bisa menyerang siapa saja, baik anak-anak hingga dewasa.
Dikutip dari laman resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sebagian besar infeksi hepatitis akut menyebabkan penyakit ringan, dan bahkan tidak terdeteksi. Namun, dalam beberapa kasus, ada juga yang menyebabkan komplikasi hingga fatal. Pada tahun 2019, tercatat ada 78 ribu kematian yang terjadi di seluruh dunia akibat komplikasi infeksi hepatitis A hingga E akut.
Strategi Sektor Kesehatan Global tentang HIV, hepatitis virus, dan infeksi menular seksual untuk periode 2022-2030, menekankan pentingnya perawatan yang berpusat pada orang dan penyelarasan sistem, serta integrasi layanan untuk mencapai tujuan eliminasi pada tahun 2030.
Tujuan untuk hepatitis setidaknya 60 persen orang yang hidup dengan hepatitis B dan C harus didiagnosis dan setidaknya 50 persen memenuhi syarat untuk pengobatan harus sembuh (hepatitis C) atau menerima pengobatan (hepatitis B) pada tahun 2025.

Agar hal ini terjadi, mereka yang membutuhkan harus memiliki akses ke layanan hepatitis yang dapat diakses, serta yang merata, efektif, efisien, tepat waktu dan dengan kualitas baik.
Selain perawatan, WHO juga membagikan lima tindakan untuk melindungi diri dari hepatitis:
1. Menggunakan suntikan steril
2. Menggunakan pisau cukur dan pisau sendiri (tidak berbagi dengan orang lain)
3. Melakukan seks yang aman
4. Gunakan peralatan tato dan tindik yang aman (bersih dan steril)
5. Vaksinasi bayi Hepatitis B
Sejarah Hari Hepatitis Sedunia
Hari Hepatitis Sedunia yang jatuh pada tanggal 28 Juli, adalah kesempatan untuk meningkatkan upaya nasional dan internasional tentang hepatitis, mendorong tindakan, dan keterlibatan oleh individu, mitra, dan masyarakat. Selain itu, menyoroti perlunya tanggapan global yang lebih besar sebagaimana diuraikan dalam laporan hepatitis Global WHO tahun 2017 .
Tanggal 28 Juli dipilih karena bertepatan dengan hari ulang tahun ilmuwan pemenang hadiah Nobel Dr Baruch Blumberg. Ia merupakan sosok yang menemukan virus hepatitis B (HBV) dan mengembangkan tes diagnostik dan vaksin untuk virus tersebut.
Cakupan pengujian dan pengobatan yang rendah adalah kesenjangan terpenting yang harus diatasi untuk mencapai tujuan eliminasi global pada tahun 2030.(*)

Komentar