Kecewa, Komisi IV DPRD Lampung Tunda Hearing Dengan Dinas BMBK

Bandarlampung- Komisi IV DPRD Provinsi Lampung hari ini, Senin (27/01) mengadakan hearing dengan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi lampung terkait evaluasi APBD 2019 dan perencanaan 2020.

Hearing yang dimulai pukul 13.30 ini, membuat anggota komisi IV kecewa dengan kepala dinas BMBK Mulyadi Irsan. Pasalnya, ketika hearing berlangsung kepala dinas BMBK tidak membawa data yang lengkap serta personil yang berkompeten. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris komisi IV Konstiana disela-sela hearing yang berlangsung.

“Hearing ini kan sudah tertunda beberapa kali, seharusnya kepala dinas sudah menyiapkan data yang diperlukan.”jelas kader PDIP ini

Menurutnya, komisi IV yang hadir saat ini kecewa dengan kepala dinas BMBK, sehingga sebagai pimpinan rapat dirinya memutuskan untuk menunda hearing tersebut.

“Kita tunda hearing ini. Karena, apa yang mau kita bahas jika tidak ada bahannya, ini kan untuk evaluasi anggaran APBD 2019 serta pembangunan di 2020, besok jika perlu, rekanan pemenang didatangkan juga.”tegasnya

Hal senada diungkapkan Soni Setiawan, politisi PKB ini juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap Dinas BMBK Lampung.

“Ini kan lucu, masa kita tidak bisa menanyakan langsung dengan orang yang menangani, seharus nya Kadis membawa eselon 3 yang mengetahui teknisnya, kalo begini kita bingung apa yang mau kita bahas data tidak ada personil tidak lengkap.”cetusnya

Ungkapan kekecewaan juga diucapkan Iswan Hamdi Cahya. Dikatakannya kepala dinas BMBK terlaku mempercayakan kepada stafnya terkait data atau dokumen yang ingin dibahas.

“Seharusnya ketika mau berangkat dia kan (Kepala Dinas-Red) bisa tanya dulu kepada staf nya apa saja yang harus dipersiapkan, jangan dianggap dirinya one Man show (bekerja sendiri). Jika begini kan menunjukan kepemimpinan yang tidak cakap.”tandasnya

Baca Juga:  Di Kauman Metro, Andi Surya Beri Jaminan Beasiswa, Kenaikan Insentif RT/RW dan Perangkat Lainnya

Untuk diketahui Dinas BMBK merupakan dinas PUPR sebelum berganti nama akibat nomenklatur.

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email