Sebanyak 345 Nelayan Terima Bantuan Mesin Konversi BBM ke BBG dari Kementrian ESDM

Bandar Lampung – Program konversi sumber energi alternatif dari bahan bakar minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) Kementrian Energi dan Sumber daya Mineral (ESDM) melalui pemerintah kota Bndar lampung, menyerahkan bantuan 345 paket mesin kapal tabung gas elfiji ukuran 3 kg kepada nelayan di Bandar lampung, Kamis (7/11).

Usai memberikan batuan secara simbolis, Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas ESDM Alimudin Baso mengatakan, Nelayan Bandar Lampung merupakan yang pertamakali mendapatkan bantuan tersebut.

Menurutnya bantuan kepada nelayan tersebut di TPI Lempasing tersebut disamping menjalankan program pemerintah pusat untuk solusi penyediaan energi alternatif ramah lingkungan khususnya kepada para nelayan dan petani, juga untuk mempercepat dan mempermudah aktivitas para nelayan melaut untuk melakukan aktifitasnya mencari tangkapan ikan.

“Bantuan itu untuk mendorong program konversi BBM ke bahan bakar gas BBG untuk solusi penyediaan energi alternatif ramah lingkungan khususnya kepada para nelayan dan petani,” Ujar Alimudin Baso, di Bandarlampung.

Sehingga, konversi BBM ke BBG tersebut mampu memberikan kemudahan akses energi dan memberikan pilihan kepada para nelayan serta petani dan juga migrasi ke BBG yang menurutnya dapat menghemat pengeluaran biaya bahan bakar yang bisa juga meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat.

Pihaknya memastikan kepada masyarakat bahwa ketersediaan LPG juga akan tercukupi sebab pihaknya sudah meminta ke Pertamina untuk menambah stok tabung melon di Bandarlampung.

“Saya jamin mereka tidak akan mengalami kekurangan tabung gas karena pertamina siap jaga kesetabilan pasokan itu tapi kami harap juga, para ini nelayan tetap komitmen untuk beli Gas melon ini di SPBU yang sudah kita siapkan,” kata Alimudin.

Ia juga mengatakan dengan adanya program konversi tersebut, subsidi terhadap BBM bisa dikurangi, dan untuk ke depan pihaknya pun akan membuat jaringan gas di kota Bandar Lampung . namun yang harus mendapatkan dan menggunakan LPG 3 kilo adalah kelompok masyarakat yang memenuhi kriteria.

BACA JUGA:  Kamabicab Pramuka Berikan Penghargaan Lencana Dharma Bhakti dan Satya Wira Madya

Sementara itu Wali Kota Bandarlampung Herman HN mengapresiasi pemerintah pusat yang telah memperhatikan nelayan di kota Bandar lampung dengan memberikan bantuan mesin kapal beserta BBG.

“Saya ucapkan terimakasih padakementrian ESDM, karena bantuan tersebut adalah yang kedua kalinya, pertama bantuan gas diberikan di tahun 2017 dan 2019 ini diberikan lagi bantuan melalui program konversi BBM ke BBG,”Kata Walikota itu.

Menurut Herman, bantuan yang diberikan kementerian ESDM tersebut akan bermanfaat bagi nelayan dan dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat sebab dengan menggunakan gas elpiji konsumsi bahan bakar mereka akan lebih efisien.

Pemerintah kota Bandar Lampung juga telah meminta kepada pihak pertamina agar menjaga ketersediaan LPG di Bandarlampung agar jangan sampai masyarakat sulit untuk mendapatkannya.(*)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email