oleh

Selesaikan Perkuliahan Online, Ibu Profesional Lampung Gelar Wisuda dan Workshop Mendongeng

Bandarlampung- Ibu Profesional (IP) Lampung menggelar acara Wisuda dan Workshop Mendongeng pada Sabtu (24/8). Wisuda ini merupakan bentuk apresiasi terhadap anggotanya yang telah
menyelesaikan perkuliahan online.

Untuk menambah manfaat acara dan bekal bagi para anggotanya, digelar juga workshop mendongeng menghadirkan psikolog anak, Wulan Irodatiah, serta pendongeng Sulistia Kurniati dan Nurlaili sebagai pemateri.

Puspaning Dyah FC, Koordinator Regional IP Lampung pada sambutannya mengajak para anggota untuk bersama-sama menjadi changemaker agent atau agen perubahan dari rumah dengan menerapkan ilmu yang sudah didapat saat perkuliahan.

“Wisuda ini sendiri merupakan gabungan dari wisuda untuk anggota yang sudah lulus kelas Matrikulasi Batch 7
dan kelas Bunda Sayang Batch 3.
Prosesi wisuda kemudian diikuti oleh workshop mendongeng,” jelasnya.

Pada sesi pertama, Wulan Irodatiah mengajak orangtua mendongeng untuk menciptakan kelekatan, kehangatan, dan
rasa cinta kasih yang bermanfaat untuk pembentukan karakter anak. Ibu Wulan
menekankan pentingnya kedekatan anak dengan orangtua sebagai pondasi penting bagi tumbuh kembang serta mencegah perilaku yang tidak baik saat tumbuh dewasa.

Sesi berikutnya diisi oleh Kak Sulis dan Kak Nurlaili yang membagikan teknik mendongeng yaitu dengan metode SMILE: Sound (suara), Media, Isi Cerita, Lisan Berbahasa, dan Empati.

Selanjutnya dua kakak dari Kampung Dongeng ini juga mengajak peserta untuk
langsung mempraktikkan teknik tersebut.

Ruanganpun seketika menjadi lebih meriah saat anggota IP Lampung mencoba berbagai jenis suara.

Acara yang diadakan di Kampung Belajar D’Lima, Labuhan Ratu, Kedaton ini berlangsung dengan penuh semangat. Dipilihnya tempat ini sebagai lokasi acara karena suasananya yang ceria dan cocok dengan topik workshop yang diadakan.

Halida Umi Balkis selaku
ketua panitia pelaksana berharap bahwa lewat acara ini peserta bisa mengambil manfaat dan menerapkan ilmu yang didapat dari pemateri sehingga bisa menjadikan aktivitas mendongeng sebagai kegiatan rutin yang berkualitas bersama anak. (*)

Komentar