oleh

Kejurnas atletik master, Bunda Eva: Berharap Lampung bisa mewakili kejuaraan tingkat internasional

BANDARLAMPUNG – Sebanyak 300 atlet dari 12 Propinsi dan Kontingen Polri siap bersaing dalam Kejuaran atletik master Bandar Lampung terbuka II tahun 2019 oleh Persatuan Atletik Master Indonesia (PAMI), Jumat 26 Juli 2019 (besok,red) di Stadion Pahoman Bandar Lampung.

Kejurnas atletik master yang diikuti atlet dengan sebanyak 40 nomor tersebut akan dimeriahkan dengan ikutnya atlet tertua, Marie Lorek yang berusia 90 tahun asal DKI Jakarta yang pernah menjuarai sprinter 100 meter.

Selain itu juga, ada juga Anjarwati berusia 89 tahun asal surabaya, akan mengikuti 3 cabang nomor perlombaan jalan cepat 3000 meter, lari 200 meter, dan lari 400 meter. Dan untuk atlet tertua pria, Darmainto usia 87 tahun dari Surabaya.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan, pihaknya berharap seluruh atletik Lampung bisa mewakili ditingkat internasional dengan memperoleh juara umum.

“Alhamdulilah silahturahmi ini berjalan luarbiasa. Dan dalam kejuaran ini diikuti oma opa yang usianya sampai dengan 90 tahun, luar biasa. Harapannya si tetap Lampung bisa mewakili untuk tingkat international mendapatkan juara umum,” kata Eva usai acara Welcome Party bersama peserta, Kamis 25 Juli 2019 malam di Rumah Dinas

Dengan begitu, lanjutanya, Lampung memiliki mengharumkan nama Provinsi Lampung dengan mentargrtkan juara 1. ” Target kita tentu juara 1 dong, tapi yang terpenting adalah kita bisa belajar dari oma-oma dan opa-opa meskipun umurnya sudah tua, tapi semangatnya masih 17 tahun,” terang Bunda.

Sementara Wali Kota Bandar Lampung dalam sambutannya menerangkan kepada Atlet tentang wisata di Lampung. Wali Kota Herman HN mengajak para atlet agar mencicipi kuliner dan menikmati wisata sebelum pulang ke kotanya masing-masing.

“Kalau mau berselancar, bisa langsung ke Pesisir Barat, lewat jalur darat dari Bandar Lampung hanya membutuhkan 3-4 jam untuk sampai ke lokasi atau yang terdekat. Banyak pantai di Kabupaten Perawaran juga,” ujarnya.

Sedangkan untuk berwisata kuliner, lanjut Herman, di Bandar Lampung banyak restoran yang memiliki konsep dari tradisional dan modern bahkan ada pula yang menawarkan beragam cita rasa nusantara. Dan untuk membelinya bisa melalui aplikasi ojek online .

“Kalau para atlet ini menginap di hotel, dan ingin memakan makanan di luar hotel, sekarang sudah ada ojek online yang siap antar, tinggal pesan saja sebut kamarnya nomor berapa, nanti langsung diantar ke kamar, jadi sudah sama kayak di Jakarta,” pungkasnya.(*)

Komentar