oleh

HUT Bandarlampung ke- 337, Gubernur Dukung Pemkot Dalam Pembangunan

BANDARLAMPUNG – DPRD Kota Bandarlampung menggelar rapat paripurna istimewa dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bandarlampung ke 337 tahun.

Menariknya, dalam paripurna istimewa tersebut, dihadiri Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi. Dalam kunjungannya Gubernur Lampung menyatakan siap dukung Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung dalam perkembangannya sebagai Kota Terbesar ketiga se-Sumatera.

Menurut Arinal, pertama bagaimana supaya insfrastruktur yang ada di Provinsi Lampung khususnya di Bandarlampung segera di perbaiki, dan telah dimulai di jalan Ryacudu,”Itu akan kita percepat dan akan menjadi jalan paling bagus di Provinsi ini,”ujarnya.

Karena menurut Arinal yang mendisain jalan tersebut dari Institut Teknologi Sumatera (Itera), karena di daerah tersebut terdapat Itera, Polda Lampung dan sebagai jalur keluar masuknya tol Kota Baru yang dilalui orang sumatera dan luar sumatera.

“Ini merupakan kebanggaan karena jalan itu akan menjadi jalan yang aman dan nyaman serta indah, bagaimana bentuk keindahannya itu Itera yang akan mendesainnya,”ungkapnya.

Kemudian terkait kenyamanan, karena menurut Arinal Provinsi Lampung berada didalam Kota Bandarlampung tentu kenyamanan dan keindahan sangat diperlukan.

“Kita jangan melihat bahwa itu daerah Pesawaran (Hutan, Red) tetapi cuma sejengkal jaraknya dari Bandarlampung. Ya sudah Provinsi turun tangan agar itu dijadikan lokasi pariwisata yang membanggakan,”ungkapnya.

Terkait hal tersebut Walikota Bandarlampung, Herman HN menuturkan, terkait beberapa infrastruktur yang harus di bangun Provinsi, merupakan kewajiban Provinsi.

“Saya contohkan jalan Ra Martadinata itu punya provinsi, tempo hari mau saya lebarin tapi gak boleh, jalan ryacudu juga punya provinsi, itu wajib kan diperbaiki karena saya lihat sudah dianggrakan Rp 11 miliar, jadi bagus lah,”ungkapnya.

Kalau ditata lagi tentu akan sangat baik, seperti jalan Ryacudu dilebarin dua kali lipat dari itu dan di cor semua, sehingga akan sangat kokoh dan bagus dan dapat terkonek dengan baik antara jalan Ryacudu dan tol,”ungkapnya.

Kemudian Apa yang disinggung Gubernur masalah hutan, Herman pun menuturkan bahwa hutan yang dimaksud punya Kabupaten Pesawaran,”Jadi gak mungkin kita ambil ini hutan nasional harus melalui nasional, tapi kita dukung jalan dibagus dan pariwisata akan baik dikelolah provinsi tapi jalannya harus dibaiki sehingga orang yang akan wisata nyaman dan aman.”terangnya.(*)

Komentar