Bandar Lampung — Ketua Ikatan Keluarga Anggota Dewan (IKAD) Provinsi Lampung, Irene Fransisca Giri, S.I.Kom., M.H., menghadiri sekaligus bertugas sebagai dewan juri pada Grand Final Pemilihan Muli Mekhanai Provinsi Lampung Tahun 2026 yang digelar di Hotel Radisson, Kamis (21/5/2026).
Kehadiran Ketua IKAD bersama Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulansari Mirza, S.E., M.M., dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Lampung, Agnes Eulan Marindo, S.E., menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan generasi muda Lampung sebagai duta pariwisata dan budaya daerah.
Acara yang berlangsung meriah tersebut dihadiri oleh Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani, S.Sos., M.Sc., Perwakilan Gubernur Provinsi Lampung, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dr.Drs. Muhammad Firsada, M.Si., jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, para kepala daerah kabupaten/kota, pimpinan OPD, stakeholder pariwisata, hingga para finalis Muli Mekhanai dari berbagai daerah di Provinsi Lampung.
Dalam kesempatannya, Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani, S.Sos., M.Sc menyampaikan bahwa para finalis Muli Mekhanai merupakan wajah pariwisata Provinsi Lampung yang nantinya akan membawa nama daerah di tingkat nasional bahkan internasional. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam memperkenalkan kekayaan budaya, adat istiadat, dan potensi wisata Lampung kepada masyarakat luas.
Sementara itu, sambutan Gubernur Lampung yang dibacakan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dr.Drs. Muhammad Firsada, M.Si., menekankan bahwa ajang Muli Mekhanai menjadi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kualitas diri, karakter, wawasan budaya, serta kepedulian sosial di tengah perkembangan zaman.
Dalam rangkaian acara, Ketua IKAD Provinsi Lampung memberikan dukungan dan semangat kepada para finalis yang telah melalui berbagai tahapan seleksi sejak April 2026. Ajang tahunan yang telah diselenggarakan sejak tahun 1989 tersebut dinilai bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah pembinaan generasi muda agar mampu menjadi representasi Lampung yang berkarakter, berbudaya, dan berdaya saing.
Pemilihan Muli Mekhanai tahun ini diikuti oleh perwakilan dari 10 kabupaten/kota di Provinsi Lampung. Para peserta sebelumnya telah mengikuti pembekalan terkait pariwisata, budaya Lampung, public speaking, personal branding, hingga pengembangan etika dan kepribadian.
Sebagai salah satu dewan juri, Irene Fransisca Giri turut menilai kemampuan para finalis dalam aspek wawasan budaya, kepribadian, komunikasi, hingga kesiapan mereka menjadi representasi Provinsi Lampung di tingkat nasional maupun internasional
Melalui kegiatan tersebut, Ketua IKAD Provinsi Lampung, Irene Fransisca Giri, berharap para finalis tidak hanya mampu menjadi simbol promosi daerah, tetapi juga dapat menjadi generasi muda yang aktif berkontribusi dalam pembangunan dan pelestarian budaya Lampung. (*)

Komentar