Way Kanan — Ratusan santri dan pengurus pondok pesantren Bahrul Ulum Kabupaten Way Kanan mendatangi Markas Polres Way Kanan. Mereka datang untuk mendukung ketua pondok mereka yaitu Ipda Agus Runcik, Sabtu (28/1/2023).
Diketahui, Ipda Agus Runcik menjabat sebagai Kanit Tipikor Satreskrim Polres Way Kanan. Ia laporkan dan diperiksa Propam Polda Lampung, atas laporan masyarakat Way Kanan.
Kordinator aksi yang juga pengurus Ponpes Bahrul Ulum Abdul Aziz menuturkan bahwa aksi mereka tersebut atas dasar inisiatif mereka yang ada di pondok Bahrul Ulum.
“Mendengar informasi bahwa pimpinan pondok diperkarakan, yang menurut kami tidak mungkin dilakukan oleh beliau, maka kami datang kemari. Kami mohon keadilannya untuk pimpinan Pondok kami,” ungkap Abdul Aziz, Sabtu (27/1/2023)
Abdul Aziz juga menambahkan para santri saat ini membutuhkan peran dari Ipda Agus Runcik dan ia juga berharap dengan adanya aksi ini Kapolri bisa mendengarkan suara mereka.
“Kami sangat membutuhkan beliau sehingga kami mohon keadilannya, supaya kami bisa terus bersama-sama. Kami berharap setelah mengadakan aksi ini bapak Kapolri bisa mendengar suara kami dan bisa melaksanakan atau memenuhi apa yang kami inginkan,” tutup Aziz.
Ipda Agus Runcik saat dikonfirmasi tentang kedatangan santri santriwatinya ke mapolres Way Kanan guna memberikan dukungan kepadanya, ia dengan tegas dengan tegas menyatakan bahwa sama sekali tidak pernah meminta untuk melakukan itu.
Akan tetapi menurutnya kedatangan santri dan santriwatinya tersebut semata-mata atas kehendak pribadi karena memang setiap selesai magrib ia selalu minta dukungan dan doa kepada santri dan santriwatinya di pondok Baitul Ulum yang ia kelola, agar ia dapat menyelesaikan persoalan yang sedang ia hadapi.
“Saya sendiri terkejut dengan kejadian ini. Akan tetapi akhirnya saya mendapatkan keberanian juga untuk menyampaikan yang ada di dalam hati saya terkait kasus yang menimpa saya karena saya merasa dikriminalisasi. Padahal saya telah menjalankan tugas dengan baik sesuai tupoksi saya selaku anggota Polri,” tegasnya. (*)

Komentar