Pringsewu — Apresiasi setinggi – tingginya disampaikan warga atas kehadiran Anggota DPRD Lampung, FX. Siman, ditengah – tengah masyarakat Pekon Bumi Arum, Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu. Sabtu (14/05/2022).
“Kami bangga dan sangat berterimakasih atas kehadiran guru saya Pak Siman di sini. Jadi, atas nama pemerintah pekon, mengucapkan terimakasih atas kehadiran dan kegiatan. Mudah – mudahan kegiatan yang digelar bisa menambah wawasan,” kata Kepala Pekon Bumi Arum, Sugimin. Disela kegiatan.
Lebih lanjut, Pihaknya juga mengajak masyarakat yang hadir untuk bisa mengikuti kegiatan secara baik. Karena, banyak materi yang akan disampaikan bermanfaat bagi kita semua. “Mari ikuti kegiatan dengan baik, agar dalam bermasyarakat bisa lebih baik. Dan saya akui, Pak Siman ini. Kerja di dalam partai Golkar sejak orde Baru 1982 sampai sekarang dan masih bertahan di partai golkar. Ini membuktikan Pak Siman orang yang amanah,” tegasnya.
Sementara, dalam sambutannya. Anggota DPRD Lampung, FX. Siman mengatakan mayoritas masyarakat pringsewu adalah murid di waktu mengajar pada waktu itu. Artinya, ketika warga mempercayainya sebagai anggota legislatif sangat wajar. Karena, dengan murid ada kedekatan emosional yang cukup dekat.
“Banyak murid saya disini. Namun pada waktu itu, setelah lulus sekolah. Saya di terima menjadi kader golkar dan dipercaya untuk maju sebagai anggota DPRD sampai saat ini,” kata FX. Siman, disela kegiatan.
Lebih lanjut, Pak De Siman menuturkan bahwa sebagai anggota DPRD mendapat tugas untuk mensosialisasikan IP – WK. Karena, tidak bisa di pungkiri banyak beredar dimedosos ada paham – paham khilafah. Padahal, itu semua tidak sesuai dengan kultur dan ras warga indonesia.
“Nah, melihat itu. Anggota DPRD menyusun program kerja Sosialiasasi IP – WK. Tujuannya, agar para pemuda dan masyarakat tidak terpengaruh oleh paham radikal dan khilafah itu,” tegasnya.
Oleh karena itu, melalui dua narasumber yang dihadirkan pada kegiatan IP – WK untuk menyampaikan wawasan kebangsaan secara utuh. “Saya hadirkan, yaitu Bu Sudewi dan Mas Handoyo. Bisa di gali dan bersama – sama mengupas lebih dalam tentang Wawasn Kebangsaan,” tegas Pak De. (*)

Komentar