oleh

Parosil Mabsus Hadiri Rapat Monitoring Bersama Mendagri

Seribuberita.id- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menghadiri rapat monitoring evaluasi program dan kegiatan strategis bersama Mendagri di Rumah Dinas Gubernur Lampung.

Hadir dalam Acara tersebut dihadiri langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D.,
Gubernur Lampung Ir. Arinal Djunaidi
Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung.
pelaksanaan malam, di Mahan Agung Rumah Dinas Gubernur Lampung, Bandar Lampung.kamis 6/01/2022).

Menurut Mendagri Muhammad Tito Karnavian
Dirinya meminta pemerintah daerah segera menyiapkan skenario perhitungan jumlah vaksin menjelang pemberian vaksinasi COVID-19 penguat (booster) guna mempermudah distribusi vaksin.

“Untuk vaksinasi booster ini akan mulai dilaksanakan tidak hanya di Pulau Jawa, tetapi secara nasional pada tanggal 12 Januari 2022
Distribusi vaksin booster ini memang diatur oleh Kemenkes namun daerah perlu membuat skenario perhitungan dan direkapitulasi untuk jumlah Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan dan yang di luar itu sehingga pendistribusian akan sesuai kriteria dengan jumlah yang pas.”ungkap Tito sambutannya

Mantan Kapolri ini pun mengapresiasi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi atas kinerja dalam penanganan COVID-19 dan dalam rangka pemulihan ekonomi.Kekompakan ini juga dibangun bersama para bupati/wali kota dan Forkopimda sehingga COVID-19 di Provinsi Lampung dapat terkendali dengan baik.

“Terima kasih karena ini menunjukkan ada kekompakan bersama Forkopimda dan para bupati/wali kota. Kuncinya adalah Bapak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur bisa membangun sinergitas itu, terima kasih kerja keras semua pihak.”terangnya

Dikatakan Tito, iya sudah sampaikan kepada Gubernur Lampung, wali kota, dan bupati agar tetap mengkampanyekan prokes, terutama penggunaan masker karena apa pun variannya semua masuk lewat rongga pernapasan
saya minta seluruh kepala daerah di Lampung
mempercepat vaksinasi, terutama untuk warga lanjut usia (lansia) dengan cara “door to door”. Dengan begitu diharapkan tingkat kematian dan keterjangkitan masyarakat terhadap COVID-19, terutama orang tua bisa menurun.

“Seluruh kepala daerah agar tidak lengah karena dalam dua pekan ke depan, setelah Natal dan Tahun Baru 2022 merupakan masa yang sangat penting dan mudah-mudahan tidak ada lonjakan secara nasional, termasuk kasus di Lampung tetap landai.”terangnya

Sementara itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan situasi Pandemi Covid-19 di Lampung sampai dengan tanggal 5 Januari tahun 2022 dalam keadaan terkendali dengan proporsi kasus hanya sebesar 0,77% dan angka kesembuhan sudah mencapai lebih dari 91,54%. Dan hingga saat ini belum ditemukan kasus terkonfirmasi Varian Omicron di Provinsi Lampung.pungkasnya (MAT HOTUA).

Komentar