Tekab 308 Tangkap Seorang Nelayan, Ratusan Warga Minta SAF Dibebaskan

Lampung Timur – Ratusan nelayan Kualapenet di Desa Margasari, Labuhanmaringgai, Lampung Timur (Lamtim) menuntut pembebasan SAF, seorang nelayan yang diciduk sekelompok orang bersenjata pada Kamis 12 Maret 2020 di Jalan raya Desa Mandalasari, Kecamatan Matarambaru.

Pencidukan tersebut dinilai warga berkaitan dengan pembakaran kapal penyedot pasir laut milik PT Sejati 555 Sampurna di perairan laut Pulau Sekopong Lamtim sekira pukul 20.45 Minggu 8 Maret 2020.

“Kami tidak aman, karena kami khawatir adanya penangkapan susulan,” kata seorang nelayan setempat.

Amin sesepuh nelayan kualapenat mengatakan, para nelayan berkumpul untuk memberikan dukungan kepada keluarga SAF yang saat ini belum diketahui keberadaannya paska di ambil paksa oleh orang orang bersenjata.
“Kami memberikan dukungan kepada keluarga SAF agar kuat, dan kami menuntut agar saudara SAF segera dibebaskan tanpa syarat dalam waktu 24 jam,” ujarnya

Selain menuntut SAF dibebaskan nelayan dan warga meminta agar tidak ada lagi pengambilan atau penangkapan terhadap nelayan di Kualapenet.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menjelaskan bahwa tim tekab 308 Polres Lampung Timur benar mengamankan seorang nelayan berinisial SAF, saat ini SAF masih dimintai keterangan di Mapolres Lamtim.

“Saudara SAF ini sedang dimintai keterangan terkait kasus kapal penambang pasir, memang saat itu petugas bertemunya di pinggir jalan ada yang bersenjata laras panjang juga ada yang laras pendek, kemudian para penyidik menghampiri saudara SAF yang sedang bersama keluarganya. Selanjutnya secara humanis penyidik membawa SAF ke Hotel Tirta Kencana, sedangkan keluarganya diantarkan pulang,” bebernya. (*)

Facebook Comments
BACA JUGA:  Paparkan Visi Misi, Yonasyah : Alhamdulilah Berjalan Baik