Pemkot Bandarlampung Anggaran Rp 60,5 miliar untuk Pilwakot 2020

Bandarlampung – Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus mematangkan proses penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada 2020. Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandar Lampung mendatang, bakal ditunjang anggaran Rp 60,5 miliar.

Anggaran itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni Kota Bandar Lampung, yang dibagi untuk 4 elemen penunjang pelnyelenggaraan Pilwakot, yakni KPU, Bawaslu, Polresta Bandar Lampung dan KODIM 0410/KBL.

Ketua KPU Kota Bandar Lampung Fauzi Heri mengaku bersyukur Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Dana Pilwakot 2020 Telah ditandatangani. Dan anggaran khusus untuk KPU yakni sebesar Rp36 milyar untuk 1.400 tps. “Ini hasil finalnya semua sudah kita efisiensikan, kita hitung berdasarkam dengan standar harga satuan yang ditetapkan pada Permendagri. KitaOptimis menandatangani anggaran yang diberikan Pemkot sebesar Rp 36 milyar,” katanya, Selasa (1/10).

Fauzi menjelaskan, nominal yang diberikan turun dari angka yang diajukan, namun nilainya dianggap masih sesuai. Karena besaran anggaran yang dikucurkan telah dikaji secara matang dan sesuai dengan kemampuan Kota Bandar Lampung. “Kalau yang kita ajukan lebih sebesar dari ini lebih, tapi berdasarkan masukan dan kemampuan keuangan daerah kita sepakati Rp 36 milyar,” jelasnya.

Sebelumnya, kata dia, pihaknya mengajukan Rp 48 milyar. Namun turun spesifik karena dihitung berdasarkan 1.400 Tempat Pemungutan Suara (TPS). “Sebelumnnya kita estimasikan jumlah tps sebanyak 2.000 TPS. Berdasarkan masukan tim anggaran kita komparasi dengan pilkada 2015 lalu, Jumlah tps kita 1.300, kemudian pileg 2.777. Jadi kita ambil jalan tengah dan ada kenaikan jumlah tps jadi 1.400,” jelasnya.

Fauzi juga berharap, dengan besaran anggaran tersebut, tingkat partisipasi masyarakat dalam mengikuti Pilkada tahun 202 akan tetap dijaga oleh KPU. (*)

Facebook Comments
BACA JUGA:  Herman HN Optimis Pembangunan Spam Tidak Terganggu