Walikota Herman HN Minta Rumah Sakit Tidak Menganak Tirikan Pasien Jaminan Kesehatan

Bandarlampung – Walikota Bandarlampung, Herman HN memastikan masyarakat mendapat layanan kesehatan gratis di seluruh rumah sakit pemerintah dan swasta. Walikota Herman HN meminta kepada pihak Rumah Sakit untuk tidak menganaktirikan pasien pemegang jaminan kesehatan. Himbauan itu disampaikan Wali Kota Herman HN saat meninjau Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Panjang, Senin (30/9) .

Pasalnya, disela inspeksi mendadak (Sidak), Walikota menerima laporan warga terkait pelayanan rumah sakit swasta yang menganaktirikan pasien penerima jaminan kesehatan BPJS. Warga yang berobat dengan program gratis perawatan kesehatan itu kurang mendapat perhatian.

Mendengar laporan itu Pak Wali Langsung menelpon direktur Rumah sakit swasta untuk mengklarifikasi keluhan warga tersebut. “Tadi sudah saya tanya termuan dirumah sakit itu, mungkin dokter bagian dalam nya itu salah hitung. Baru empat hari sudah disuruh pulang,” kata Herman HN.

Ia meminta agar kejadian seperi itu tidak lagi terulang, sebab menyangkut dengan nyawa seseorang. Dan juga ia berpedan agar kepala Rumah Sakit terus mengawasi kerja Dokter, Perawat dan Bidan.”Kedepan kepalanya harus mengawasi. Pasien harus mendapatkan perawatan sampai sehat semua,” ucapnya.

Pemerintah Kota Bandar Lampung dibawah pimpinan Herman HN sejak tahun 2010 menjalankan program pengobatan gratis diseluruh puskesmas dan rumah sakit yang ada di Bandar Lampung. “Kalau misal BPJS mati, pakai KTP bisa masuk, bisa kita layani, wali kota yang bayar. Kalau rumah sakit A Dadi Cokro Dipo nggak bisa, naek lagi ke rumah sakit tipe b kita layanai semua,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email
BACA JUGA:  Pemkot Bandarlampung Akan Membangun Taman Wisata Agri Park di Kebun Bibit