Pemkot Membuat Lukisan 3D Destinasi Dalam Laut Gambarkan Kekayaan Teluk Lampung di Underpass Unila

Bandarlampung – Ada yang menarik dalam konsep melukis mural di underpass Unila Rajabasa Bandar Lampung mendatang. Yakni, Pemerintah Kota (Pemkot) akan membuat lukisan 3D destinasi dalam laut yang mengambarkan kekayaan Teluk Lampung.

Kepala Dinas Pariwisata Bandarlampung, M Yudhi, mengatakan, setelah sebelumnya Pemkot melukis Mural di dinding 8 Flayover bertema kebudayaan dan hasil bumi lampung. Kali ini penerapan seni mural seni tiga dimensi kota di dalam laut.

“Ya nanti kita akan melanjutkan melukis mural di dinding Underpass, tapi konsepnya berubah menjadi kota di dalam laut,” kata Yudhi saat ditemui di Rumah Dinas Walikota, Senin 2 September 2019.

Agar lebih memikat, kata Yudhi nantinya dibawah underpass akan ditambahkan penerangan sehingga di malam hari lukisan 3D akan semakin tegas. “Dan InshaAllah akan akan penambahan lampu lampu, agar malam dapat terlihat dengan jelas.” terang Yudhi.

Yudhi mengatakan ide gagasan dalam konsep lukisan itu atas dasar permintaan Wali Kota Bandar Lampung Herman HN. Walikota tak hentinya memperindah kota berjulus Tapis Berseri ini.

“Ya ini sesuai dengan instruksi bapak walikota, di Underpass kepengin dibuat suasana berebeda. Beliau ingin sisi kanan dan kiri dimural,” ujar Yudhi

Diungkapkannya, penerapan mural kali ini akan dilakukan full, atau menyeluruh di setiap badan Underpass tersebut. “Samping atas ketutup semua. Jadi itu nanti mural semua,” kata dia.

Disebutkannya, penerapan seni mural ini nantinya akan melibatkan 60 seniman asal Kota Bandarlampung. Pihaknya mengupayakan juga melibatkan para seniman dari kabupaten/kota luar Bandarlampung.

“Kita punya group, namanya kuas Lampung, itu sudah terhitung 60 orang. Jadi nanti kita akan coba lagi rangkul diluar Bandarlampung.” tuturnya.

Sementara, pengerjaannya akan dilakukan sepanjang malam, dan dilakukan penutupan arus lalu lintas sebidang yang dimulai pada petang sore.

BACA JUGA:  Walikota Herman HN Tinjau Dua Flyover

“Karena jalannya juga akan ditutup. Penutupan jalan sebidang akan dilakukan Mulai magrib sampai subuh selama kurang lebih 2 Minggu. Ya pak wali berharap meski ditutup tapi arus masih lancar. Jadi sebelah-sebelah,” pungkasnya.(*)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email