oleh

MTM Soroti Pembangunan Infrastruktur Kota Bandarlampung

Bandarlampung-Dewan Direktur Masyarakat Transparansi Merdeka (MTM) Ashari Hermansyah menyoroti terkait Adanya 2 OPD (organisasi perangkat Daerah) dilingkungan pemerintah kota bandar Lampung dalam menjalankan program dan kegiatan infrastruktur yaitu Dinas Pendidikan bandar Lampung dan Dinas Pekerjaan umum (PU) Kota bandar Lampung.

“Pembangunan infrastruktur fisik wilayah bandar Lampung agar lebih fokus memberikan kualitas yang baik, karena dalam pelaksanaanya kegiatan tersebut menggunakan uang negara (APBD).”ungkap Ashari Rabu(21/8)

Menurutnya, Kontraktor sebagai pelaksana pekerjaan benar-benar bekerja sesuai Spesifikasi Sipil dan Arsitektur untuk menghindari dari unsur kerugian negara, dan begitu juga konsultan Pengawas benar-benar menjalankan fungsinya,karena dalam pelaksanaan pengawasan menggunakan sumber dana APBD.

“Ada beberapa fokus utama MTM menjalankan survei dan monitoring (preliminary survei) dilapangkan sebagai sumber informasi Publik diantaranya : 1.pembangunan RKB SDN Sumber batu dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp.9.163.335.000 (dinas pendidikan),2.pembangunan stadion mini, Rp.5.000.000.000 (dinas PU), 3.pembangunan gedung empat lantai rumah sakit dadi Cokro Dipo (tahap 1) Rp.7.000.0000.0000 (dinas PU), 5. Pembangunan kantor Puskesmas rawat inap way Halim Rp. 5.000.000.000, 6. pembanguanan fly over jalan Abdul Haq -komarudin, Rp.35.000.000.000, dan ada beberapa lagi yang masih dalam pantauan kami.”paparnya

Monitoring yang dilakukan MTM, dilanjutkannya, bertujuan untuk menjalankan peran serta masyarakat agar masyarakat benar-benar merasa puas dan dapat dinikmati hasil pekerjaan tersebut.

“Jangan sampai ada dugaan dan indikasi kerugian Negara yang berimbas pada proses hukum dan kami akan mengawal sampai dengan pelaksanaan pekerjaan tersebut selesai 100 % pada akhir Desember 2019.”tandasnya

Komentar