DWP Lampung Selatan Bekali Anggota Keterampilan Konten AI, Buka Peluang Promosi dan Usaha Digital

Kalianda – Teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) membuka peluang bagi perempuan untuk mengembangkan kreativitas, memperluas promosi usaha, dan menyebarluaskan kegiatan organisasi melalui media sosial.

Peluang tersebut mulai diperkuat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lampung Selatan melalui pelatihan pembuatan konten digital berbasis AI.

Pelatihan yang digelar di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Rabu (21/10/2026), diikuti 120 pengurus dan anggota DWP dari unsur pelaksana, sekretariat, badan, dinas, dan kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Bidang Ekonomi DWP Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2026.

Ketua DWP Kabupaten Lampung Selatan, Ratna Yanuana Supriyanto, mengatakan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan anggota dalam membuat konten digital yang kreatif, inovatif, dan inspiratif.

Keterampilan ini diharapkan dapat memperkuat publikasi kegiatan organisasi sekaligus membuat informasi yang disampaikan melalui media sosial lebih menarik dan relevan.

“Pelatihan konten kreator berbasis AI ini merupakan salah satu bentuk peningkatan keterampilan pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan agar dapat memperkuat penyebarluasan informasi kegiatan DWP melalui media sosial dalam bentuk konten yang kreatif, inovatif, inspiratif, dan relevan,” ujarnya.

Menurut Ratna, penguatan keterampilan digital menjadi bagian dari upaya mengembangkan kapasitas perempuan dan mendukung kemajuan organisasi.

Dengan kemampuan tersebut, anggota DWP diharapkan tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan karya yang bermanfaat bagi diri sendiri dan keluarga.

Lebih dari sekadar sarana publikasi, media sosial juga dinilai memiliki potensi untuk memperkenalkan produk dan membuka peluang ekonomi keluarga.

Hal itu disampaikan Penasihat DWP Kabupaten Lampung Selatan, Rheny Apriyani Anwar, yang menekankan pentingnya penggunaan media sosial secara produktif.

“Media sosial ini tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga memiliki potensi besar untuk membangun citra organisasi, memperkenalkan kegiatan positif, mempromosikan produk unggulan, serta membuka peluang ekonomi bagi keluarga,” kata Rheny.

Ia juga mengingatkan pentingnya personal branding atau membangun citra diri melalui konten yang konsisten dan memiliki karakter.

Menurutnya, kemampuan mengemas pesan secara menarik dapat membantu seseorang maupun organisasi lebih dikenal oleh masyarakat.

Pengalaman Rheny dalam mengembangkan jasa tata rias melalui unggahan foto dan video di media sosial menjadi salah satu contoh pemanfaatan konten digital untuk mendukung usaha. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa konten sederhana, jika dikelola secara konsisten, dapat membantu memperluas jangkauan promosi dan menarik calon pelanggan.

Karena itu, Rheny berharap pelatihan tersebut tidak hanya memberikan pemahaman teknis tentang pembuatan konten, tetapi juga mendorong peserta untuk terus berkarya dan memanfaatkan teknologi secara positif.

“Jadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk terus belajar dan berkarya. Kreativitas yang dikembangkan secara konsisten dan Bersama-sama akan memberikan dampak positif bagi masyarakat maupun kemajuan organisasi kita, khususnya Dharma Wanita Persatuan,” pesannya.

Melalui pelatihan tersebut, DWP Kabupaten Lampung Selatan diharapkan semakin mampu memanfaatkan teknologi digital untuk memperkuat publikasi organisasi, memperkenalkan produk anggota, dan mengembangkan peluang usaha keluarga.

Dengan demikian, keterampilan membuat konten tidak hanya mendukung komunikasi organisasi, tetapi juga dapat menjadi sarana produktif untuk memperluas manfaat ekonomi bagi anggota dan keluarganya. (*)

Komentar