Mahasiswa FEBI UIN Raden Intan Lampung Masuk Nominasi Kompetisi Akademik Internasional di Ho Chi Minh City, Vietnam

Bandar Lampung – Dua mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung berhasil mencetak prestasi membanggakan di tingkat internasional. Kabar membanggakan ini disampaikan melalui LoA dari UEF tanggal 04 Desember 2024.

Heru Permana dan Dewi Azzahra, keduanya dari Program Studi Ekonomi Syariah, terpilih sebagai nominasi dalam ajang bergengsi Professional English Eloquence in Accounting and Finance yang diselenggarakan oleh Faculty of Finance and Accounting Ho Chi Minh City University of Economics and Finance (UEF), Vietnam.

Kompetisi final yang akan digelar pada 19-21 Desember 2024 di Innovation Hall, lantai 16 UEF, ini menantang mahasiswa dari berbagai negara untuk menampilkan kemampuan berkomunikasi profesional dalam bahasa Inggris, khususnya dalam bidang akuntansi dan keuangan.

Ajang ini merupakan platform penting untuk menunjukkan kualitas akademik sekaligus keterampilan global para peserta.

Heru dan Dewi telah melalui serangkaian pembinaan intensif dengan dukungan dari para dosen pendamping, Miss Mia Selvina dan Miss Yenisa. Mereka tak hanya memberikan arahan teknis, tetapi juga motivasi untuk memastikan kesiapan kedua mahasiswa ini menghadapi kompetisi.

Wakil Dekan III FEBI, Dr H Wahyu Iryana ChRMP, turut memberikan dukungan moral dan motivasi, sementara Dekan FEBI UIN Raden Intan Lampung, Prof Dr Tulus SuryantonSE MM Akt CA, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas prestasi ini.

“Ini merupakan langkah besar untuk menunjukkan bahwa mahasiswa FEBI UIN Raden Intan Lampung mampu bersaing dengan mahasiswa dari berbagai negara, khususnya dalam bidang akuntansi dan keuangan. Kami berharap ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi mereka di tingkat internasional,” ujar Prof Tulus, Kamis (05/12).

Ajang yang juga diikuti peserta dari universitas ternama dunia ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi FEBI UIN Raden Intan Lampung dan Indonesia. Dukungan penuh dari universitas diharapkan mampu mendorong Heru dan Dewi untuk tampil maksimal dan mengharumkan nama almamater di tingkat global.

Harapannya, semoga langkah Heru dan Dewi menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi di kancah internasional.
[7/12 14.12] Verdi: PTIPD UIN Raden Intan Lampung Adakan Bimtek Pengelolaan Data PDDIKTI

Bandar Lampung (Humas UIN RIL) – Dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan data dan mendukung peringkat kampus, Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Data PDDIKTI pada Jumat (6/12/2024). Kegiatan ini berlangsung di Laboratorium Komputer Gedung ICT lantai 3, dengan melibatkan berbagai elemen penting di lingkungan kampus.

Peserta Bimtek terdiri dari kepala bagian (Kabag) dan kepala subbagian (Kasubag) fakultas, Kabag Akademik Pusat, ketua dan sekretaris program studi (Prodi), serta operator.

Kepala Biro (Karo) Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK), Dr H Abdul Rahman MPd membuka acara dengan menekankan pentingnya sinergi dalam pengelolaan data.

“Sebesar apa pun kemampuan kita dan secanggih apa pun teknologi yang kita miliki, jika tidak dikerjakan bersama-sama, semua itu tidak akan berarti,” ujar Abdul Rahman.

Ia juga mengingatkan pentingnya sinkronisasi data PDDIKTI dengan sistem akademik dan pusat data kampus.

“Kita semua harus belajar dan berupaya maksimal agar data yang kita kelola sesuai dan sinkron di semua lini,” tambahnya.

PDDIKTI (Pangkalan Data Pendidikan Tinggi) adalah sistem yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud Ristek) untuk mengelola dan menyimpan data seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Sistem ini mencakup berbagai informasi penting, seperti data mahasiswa, dosen, kurikulum, dan aktivitas akademik lainnya, yang menjadi dasar pelaporan dan pemeringkatan perguruan tinggi.

Abdul Rahman juga mengingatkan para ketua prodi untuk aktif memperbarui data secara berkala agar tidak terjadi kendala di kemudian hari.

“Data PDDIKTI itu terlihat sederhana, tetapi jika tidak dikelola dengan baik, banyak masalah yang akan muncul,” tegasnya.

Kepala PTIPD UIN Raden Intan Lampung, Dr Achi Rinaldi MSi menyampaikan, Bimtek ini bertujuan memperbaiki dan menyelaraskan pengelolaan data di kampus agar proses sinkronisasi data PDDIKTI berjalan lebih lancar.

“Kami berharap upaya ini dapat meminimalkan permasalahan data sekaligus menjaga integritas informasi akademik yang kita miliki,” ujar Achi.

Bimtek ini menghadirkan tiga narasumber secara hybrid, baik luring maupun daring. Narasumber tersebut adalah Franova Herdiyanto dari Kemdikbud Ristek, Alip Nurdiyanto dari Kementerian Agama, dan Annisa Nur Fadhilah dari Kemdikbud Ristek.

Selama kegiatan, para narasumber memberikan pembekalan terkait solusi teknis dalam pengelolaan data, serta kiat-kiat untuk meningkatkan akurasi dan kelengkapan data PDDIKTI. (*)

Komentar