Bandar Lampung – Fakultas Syariah (FS) UIN Raden Intan Lampung (RIL) Konferensi menggelar Internasional untuk kali pertama. Kegiatan yang akan diselenggarakan pada 19-21 Juni 2023 ini akan dibuka pada Rabu (21/06/2023) dan menghadirkan narasumber dari lima negara.
Narasumber yang hadir pada kegiatan yang bertajuk The 1st Raden Intan International Conference Shari’a and Law (RIICSHAW) yakni Dr Mohd Shahid Bin Mohd Noh (Universiti Malaya, Malaysia), Iman Sastra Mihajat LC PDIBF MSc Fin PhD (SPV-Head of Compliance Division Bank Mega Syariah, Indonesia), Prof Etin Anwar PhD (Hobart and William Smith Colleges, Amerika Serikat).
Kemudian, Prof Asep Saepudin Jahar MA PhD (UIN Syarif Hidayatullah, Indonesia), Prof Dr Ali Muhyiddin Al Qaradaghi (The International Union Of Muslim Scholars, The State Of Qatar), Dr Harapandi Dahri (Kolej Universiti Perguruan Ugama Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam ), dan Prof Dr H Alamsyah, MAg (UIN Raden Intan Lampung).
Dekan Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung, Dr Efa Rodiah Nur MH, mengatakan, para narasumber berasal dari perguruan tinggi yang memiliki reputasi tingkat dunia.
“Konferensi internasional ini akan memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan,” kata Dekan saat sesi paralel berlangsung di Hotel Emersia, Senin (19/06/2023).
Menurut Dekan, selain berkontribusi dalam pengembangan keilmuan di bidang hukum positif dan hukum Islam, konferensi ini juga sebagai ajang silaturahmi sekaligus meningkatkan kerjasama UIN Raden Intan Lampung dengan perguruan tinggi luar negeri. Hal ini sejalan dengan visi UIN menjadi perguruan tinggi rujukan internasional.
“Ini sesuai dengan program internasionalisasi yang digaungkan Bapak Rektor. Pada konferensi ini juga akan dilakukan pencurian kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi baik dalam negeri maupun luar negeri,” tegasnya.
Ketua pelaksana, Dr Yusuf Baihaqi Lc MA, menyampaikan RIICHSAW perdana tersebut mengangkat tema Islamic Law in the Society 5.0 Era.
Dia juga mengungkapkan, selain menghadirkan narasumber dari lima negara, kegiatan ini juga diikuti ratusan presenter dari berbagai perguruan tinggi. Mereka menunjukkan mengenai perkembangan hukum tata negara, hukum keluarga dan hukum ekonomi syariah.
“Dari ratusan naskah yang masuk, kami memilih 100 naskah untuk dipresentasikan baik secara offline maupun online,” kata Yusuf Baihaqi. 100 presenter berasal dari 26 perguruan tinggi baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Kegiatan selama tiga hari ini dipusatkan di Hotel Emersia Bandar Lampung. Sedangkan presenter ada yang menyiarkan melalui zoom.
Naskah Hukum Keluarga yang disajikan meliputi:
Prospek Hukum Keluarga Islam di Era Masyarakat 5.0
Peluang dan Tantangan Hukum Keluarga Islam di Era Masyarakat 5.0
Multiperspektif Hukum Keluarga Islam di Era Masyarakat 5.0
Hukum Keluarga Islam dan Perkembangan Teknologi di Era Masyarakat 5.0
Ketahanan Ekonomi Keluarga di Era Masyarakat 5.0
Isu Kontemporer Hukum Keluarga Islam di Era Masyarakat 5.0
Hukum Ekonomi Syariah meliputi:
Prospek Hukum Ekonomi Islam Dalam Pembangunan di Era Society 5.0
Peluang dan Tantangan Hukum Ekonomi Islam di Dunia Muslim di Era Masyarakat 5.0
Isu Hukum Ekonomi Islam di Era Masyarakat 5.0
Industri Halal dalam Persaingan Ekonomi di Era Society 5.0
Peluang dan Tantangan Financial Technology (Fintech) dalam Perkembangan Hukum Ekonomi Islam di Era Society 5.0
Perkembangan Aturan Hukum Produk Lembaga Keuangan Syariah di Era Masyarakat 5.0
Naskah Hukum Tata Negara meliputi:
Prospek Hukum Tata Negara Islam di Dunia Muslim di Era Masyarakat 5.0
Etika Politik Islam di Era Masyarakat 5.0
Legislasi Syariat Islam di Dunia Muslim di Era Masyarakat 5.0
Hukum Kemanusiaan dalam Islam di Era Masyarakat 5.0
Hak Asasi Manusia dalam Islam di Era Masyarakat 5.0
Masyarakat Sipil di Era Masyarakat 5.0.(*)

Komentar