Metro – Puluhan warga Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Metro Selatan, menggelar aksi protes terhadap aktivitas pembuangan dan dugaan penimbunan sampah di kawasan Pusat Daur Ulang (PDU) Rejomulyo, Selasa (1/9/2026).
Aksi warga berlangsung sejak sekitar pukul 07.30 WIB hingga berita ini diterbitkan. Warga secara tegas menyatakan penolakan terhadap aktivitas persampahan yang berlangsung di kawasan tersebut.
Protes diawali dengan pemasangan sejumlah banner dan spanduk di sepanjang Jalan FKPPI. Pesan penolakan terhadap aktivitas pembuangan dan penimbunan sampah terpampang sebagai bentuk protes warga.
Tak hanya memasang spanduk, warga juga melakukan pengawasan terhadap akses menuju PDU Rejomulyo. Sejumlah warga melarang truk pengangkut sampah masuk ke kawasan PDU.
Situasi kemudian semakin ramai ketika puluhan warga mendatangi langsung kawasan PDU Rejomulyo. Mereka meminta penjelasan terkait aktivitas sampah yang selama ini berlangsung di lokasi tersebut.
Warga menilai persoalan tersebut harus segera mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Metro. Terlebih, lokasi PDU Rejomulyo berada di kawasan yang berdekatan dengan aktivitas masyarakat dan lahan pertanian warga.
Di tengah aksi tersebut, warga kemudian melakukan mediasi dengan perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Metro dan pihak Kecamatan Metro Selatan.
Mediasi dipimpin oleh Kepala Bidang Persampahan dan Limbah B3 DLH Kota Metro, Arivanda Jaya. Camat Metro Selatan juga turut hadir untuk mendengarkan aspirasi serta keberatan yang disampaikan warga.
Dalam mediasi itu, warga menyampaikan penolakan terhadap aktivitas pembuangan maupun penimbunan sampah di kawasan PDU Rejomulyo. Mereka meminta pemerintah memberikan kepastian terkait fungsi dan aktivitas pengelolaan sampah di lokasi tersebut.
Aksi tersebut menjadi babak baru dalam polemik pengelolaan sampah di Kota Metro. Sebelumnya, PDU Rejomulyo telah menjadi sorotan setelah muncul dugaan bahwa kawasan tersebut digunakan untuk aktivitas penimbunan sampah.
Penolakan warga juga membuat aktivitas pengangkutan sampah menuju kawasan PDU menjadi perhatian. Hingga berita ini diturunkan, akses truk sampah menuju lokasi masih menjadi bagian dari tuntutan warga yang menggelar aksi.
Pihak DLH Kota Metro bersama pemerintah kecamatan masih berupaya melakukan komunikasi dengan warga. Aparat dan pemerintah berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui dialog.
Hingga pukul berita ini diterbitkan, proses mediasi antara warga Rejomulyo, perwakilan DLH Kota Metro dan Camat Metro Selatan masih berlangsung. Kupas Tuntas akan terus memantau perkembangan aksi penolakan warga terhadap aktivitas pembuangan dan penimbunan sampah di PDU Rejomulyo. (*)

Komentar