Pekerja Seni Demo Minta Dibuka Izin Keramaian, Pemkab Lamtim Belum Beri Jawaban

LAMPUNG TIMUR –Komunitas Masyarakat Pekerja Seni (KMPS) Lampung Timur melakukan demonstrasi di depan Kantor Bupati Lampung Timur, Rabu (29/7/20). Aksi dilakukan sebagai bentuk upaya para pekerja seni Lamtim diberi kelonggaran untuk dapat beraktivitas atau kembali bekerja sesuai dengan bidang seni yang ditekuni yang pasti diberikan izin keramaian dan perhatian kepada para pekerja seni yang nasibnya terkatung-katung selama masa pandemi covid–19.

Eni, salah satu pekerja paguyuban seni mengatakan selama empat bulan lebih dirinya dan para pekerja seni lainnya lumpuh total (Lockdown) tidak bisa bekerja akibat tidak diberikannya izin keramaian selama Corona atau yang tenar dengan sebutan pandemi covid-19.

“Kami meminta Pemerintah kabupaten  Lampung timur dapat memberikan kebijakan terkait izin keramaian, karena selama covid-19 ini, kondisi kami lumpuh total dan kami  terpuruk karena tidak bisa mencari nafkah,” keluhnya.

Koordinator demo, Herman, mengatakan, demonstrasi yang disebut aksi damai tersebut pada dasarnya meminta, harus memperbolehkan izin untuk pekerja seni kembali bekerja hiburan dan keramaian atau bermusik, kami juga akan menerapkan protokol kesehatan.

Tambah Herman, Dari hasil koordinasi di ruang aula pemda dengan jajaran Pemkab Lamtim, Kabag Ops, Kasat Intel Polres Lamtim, dan Perwakilan Seniman Lamtim belum menemukan jawabnya.

Lanjutnya, jika masyarakat khususnya pekerja seni tetap belum mendapatkan jawaban yang pasti, tidak menutup kemungkinan akan ada aksi lagi dengan massa yang lebih banyak.

Ternyata memang belum menemukan keputusan yang jelas dari jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dan harus menunggu satu minggu lagi guna mendaptakan kabar keputusan yang akan diambil oleh Pemkab Lamtim.
“Kami sebetulnya sangat kecewa,” jelasnya.

Lalu Asisten I Pemda Lampung Timur, Syahmin Saleh memberikan tanggapan dihadapan para seniman mengatakan apa yang telah di sampaikan sebagai keluhan para pekerja seni  akan di sampaikan oleh Bupati, guna akan diadakan rapat lanjutan yang melibatkan Kapolres Lampung Timur dan Dandim 0429 Lampung Timur, dan tentu akan mengundang koordinator dari pekerja seni.

BACA JUGA:  Lakukan Trauma Healing, Ibu Yustin Ridho Ficardo Obati Kegelisahan Anak Anak Pengungsi Tsunami di Kalianda

Secepatnya kami akan rapat khusus yang melibatkan Forkopimda, kata Syahmin Saleh akan dijadwalkan pada minggu pertama di Bulan Agustus.

“Hari ini kami belum bisa memberikan jawaban terkait kapan bisa diberikan izin untuk hiburan dan keramaian di dalam suatu resepsi, yang melibatkan kegiatan seni,” Jelas Syahmin.

Mendengar tanggapan tersebut, membuat para seniman teriak “jika kami tidak di beri izin kenapa yang lainnya di biarkan ber’ aktivitas seperti kegiatan yang dilakukan oleh pihak Pemda senam, laski, dan sebagainya, apabila polisi tidak bisa membubarkan kami para seniman akan ikut andil membubarkan kegiatan tersebut”. Dengan suara gemuruh para seniman lamtim.(*)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email