oleh

Pemkot Bandarlampung Beri Bantuan Pesantren Al Hijrotul Munawaroh yang Terbakar

BANDARLAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung akan memberikan bantuan berupa dana untuk pembangunan kembali kepada Pondonk pesanter Al Hijrotul Munawaroh yang berada di Jalan Purnawirawan, Kelurahan Gunung Terang, Kecamatan Tanjungkarang Barat (TkB), yang terbakar pada Senin (15/7) malam.

Walikota Bandar Lampung, Herman HN mengatakan, pihaknya turut prihatin atas musibah yang ditimpa oleh pondok pesantren ini, mudah-mudahan dengan adanya kejadian ini kedepan para santri jadi lebih tertib dan baik lagi.

“Iya kita cukup prihatin atas kejadian ini, ini adalah cobaan dari Allah SWT. Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat bukan hanya pemilik maupun santri di pondok pesantren ini untuk lebih hati-hati apalagi dalam hal masalah listrik maupun kompor gas,” ungkapnya.

Dia menambahkan, pihaknya akan memberikan bantuan berupa dana untuk renovasi gedung, “Iya nanti kita bantu, tapi untuk besarannya belum tau karena kita hitung-hitung dulu kerugiannya,” beber dia.

Selain itu, Ia juga menghimbau, seluruh masyarakat Bandar Lampung untuk hati-hati dengan masalah listrik dan kompor, kalau mau keluar rumah matikan listrik dan matikan kompornya.”Iya karena sejauh ini info yang saya dapat, katanya api berasal dari konsleting listrik,” ujarnya.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Bandar Lampung, Syamsul Rahman menerangkan, personil yang diturunkan dalam proses pemadaman api berjumalh 70 personil dengan menggerakan 6 mobil pemadam Kebakaran dan 5 unit mobil Suplay.

“Kita berhasil menjinakan api sampai proses pendinginan kurang lebih 2 jam. Alhamdulilah tidak ada kendala, hanya saja butuh proses yang lama karena bangunan yang terbakar banyak dari kayu,” kata dia.

Syamsul juga mengatakan, saat ini belum bisa menentukan besaran kerugian, tetapi diperkirakan menyentuh ratusan juta rupiah “Kerugian masih kita hitung dan tapi ditafsirkan 100 jutaan lebih. Untuk masalah penyebab masih belum tahu karena masih simpang siur, boarka inavis yang menetukan setelah penyelidikan nanti,” kata dia.

Komentar