oleh

Penebangan Liar di Register40, Dinas Kehutanan Pemrov Lampung Kecolongan

Seribuberita.id – Penebangan liar yang terjadi di tanah register 40 gedong wani desa karang rejo kecamatan jati agung kabupaten Lampung selatan membuat dinas kehutanan  turun tangan. Pasalnya, Dinas kehutanan provinsi Lampung merasa kecolongan dengan aktifitas yang dilakukan PT Darma Agrindo.

Saat melakukan peninjauan bersama awak media ke lokasi penebangan pohon jenis kamelina dan mengunjungi pabrik tepung tapioka PT Darma Agindo, pihak dinas kehutanan yang di wakili Kepala Bidang II Bapak Zulhaidir merasa kecolongan.

“Ini membuka kenyataan bahwa lemahnya pengawasan dari pihak terkait dalam menerapkan regulasi pemanfaatan kawasan  register 40 Gedong wani.”ucap Zulhaidir selasa (23/02).

Apalagi, dilanjutkannya,  PT Darma Agrindo yang  menjalankan kegiatan nya sebagai perusahaan yang mempunyai legalitas dari pemerintah, tidak bisa memberikan surat-surat ijin resmi ataupun softcopy.

“Pabrik Tapioka  tersebut diduga ilegal, dikarenakan pihak pabrik tidak bias menunjukan surat-surat ijin resmi pendirian Perusahaan tersebut Sacara legal ataupun softcopy Perusahaan PT. Darma Agrindo, karena surat yang mereka pegang sudah tidak lagi berlaku.”terangnya

Dilanjutkannya, dalam mengambil keputusan pihaknya masih mengumpulkan data dan masih dalam mencermati.

“Jadi hari ini kita hanya klarifikasi kepada pihak terkait, jangan sampai nanti kita salah dalam menentukan keputusan.”pungkasnya

Disisi lain, Saat kami mengkomfirmasi Pengawasi Produksi PT. Darma Agrindo, Koh Acin menyampaikn kalau dirinya kurang tau soal Perizinan tersebut.

“Waduh kalo saya mah kurang  tahu, Pertamakan saya disini baru berapa tahun, jadi saya kurang paham juga, saya  disini bekerja untuk mengawasi proses produksi tapioka saja.”tandasnya (kris/ver)

Komentar